Langkah Pengerjaan dan Contoh Laporan Cashflow Sederhana Bulanan Untuk Usaha Kecil Menengah (UKM)

Langkah-Pengerjaan-dan-Contoh-Laporan-Cashflow-Sederhana-Bulanan-Untuk-Usaha-Kecil-Menengah-(UKM)

Laporan arus kas atau cashflow merupakan salah satu bagian yang sangat penting dari laporan keuangan di perusahaan. Laporan cashflow menggambarkan bagaimana pemakaian aliran kas dalam perusahaan. Maka dari itu, laporan cashflow jadi sesuatu yang penting dan tak terpisahkan, baik perusahaan, Usaha Kecil Menengah (UKM), maupun Start Up. Buat Anda yang ingin merintis usaha kecil menengah atau UKM, ada contoh laporan cashflow sederhana untuk membantu dalam mengelola keuangan bisnis Anda.

Sebagai pengusaha pasti sadar bahwa menyusun laporan keuangan itu penting, termasuk warung makan hingga warung kopi sekalipun. Daripada berlama-lama yuk, disimak bagaimana menyusun contoh laporan cashflow sederhana.

Langkah Membuat Contoh Laporan Cashflow Sederhana

Langkah-Membuat-Contoh-Laporan-Cashflow-Sederhana (1)

Contoh laporan cashflow sederhana kali ini kita butuh ilustrasi. Misalnya, ada seorang bernama Beben yang bekerja di sebuah restoran ayam goreng. Setelah 17 tahun bekerja di restoran tersebut, muncul keinginannya untuk membuka jasa konsultan usaha warung makan.

Pada tanggal 1 Januari 2019, berdirilah perusahaan perseorangan yang dirintis Beben yang bernama Ben Bento Consultant. Berbekal pengalamannya dan wawasan luas, ia yakin bisnisnya bisa membantu banyak orang. Bidang ilmu lain seperti supply chain hingga teknologi pengolahan makanan dipelajarinya.

Beben juga mengikuti kursus akuntansi. Dengan begitu ia paham cara membuat sistem keuangan, accounting tools, hingga menganalisa laporan keuangan. Sebagai usaha kecil menengah yang baru dirintis, Beben merekrut 3 orang pekerja. Satu orang bertugas sebagai administrasi, keuangan dan akuntansi. Satu orang lagi bertanggung jawab pada pemasaran, dan satunya lagi untuk hal-hal lain.

Join Workshop Finance untuk Entrepreneur dari PAKAR

Buat Bisnis memiliki laporan keuangan yang baik dan menjadi bisnis autopilot bersama Frederick Yocie Giovanni S, memiliki pengalaman dibidang keuangan & perpajakan.

Dapatkan DISKON 35% untuk Workshop Finance Untuk Entrepreneur dari PAKAR, hanya dengan klik tombol di bawah ini sekarang.

KLIK DI SINI UNTUK DAFTAR

Sebelum membahas transaksi keuangan yang ada di Ben Bento Consultant, penyusunan laporan keuangan secara sederhana bisa digambarkan seperti ini:

Langkah-Membuat-Contoh-Laporan-Cashflow-Sederhana

Dari ilustrasi di atas, ada empat tahap dalam membuat laporan keuangan termasuk di dalamnya contoh laporan cashflow sederhana. Empat tahap itu adalah:

  • Analisis transaksi.
  • Menyusun transaksi dalam jurnal.
  • Memindahkan catatan pada jurnal ke dalam buku besar.
  • Membuat laporan keuangan dari daftar saldo di akhir periode.

Apabila Anda belum memiliki tim sendiri, Anda bisa meng-outsource proses ini dengan berlangganan paket jasa pembuatan laporan keuangan dari PAKAR Bisnis.

Menganalisa dan Menyusun Transaksi Dalam Jurnal

Sekarang kita perhatikan bersama apa saja transaksi yang terjadi di Ben Bento Consultant pada bulan Januari 2019.

  1. 2 Januari 2019:

Beben mulai membuka rekening di suatu bank atas nama Ben Bento Consultant dengan setoran atau modal awal Rp 30.000.000. Transaksi ini akan dicantumkan dalam jurnal sebagai kas dan modal seperti ini:

  1. 3 Januari 2019;

Selanjutnya Beben membayar sewa untuk kantornya selama 1 tahun dengan harga Rp 12.000.000. Transaksi ini termasuk ke dalam jumlah dari Piutang Sewa dan akun Kas.

  1. 4 Januari 2019:

Beben membeli sejumlah alat-alat keperluan kantor, yaitu komputer dan meja kerja sebanyak 3 unit dengan total harga Rp 7.000.000. Transaksi ini dimasukkan dalam satu akun aset yakni peralatan kantor dan juga aset lainnya yaitu kas dengan jumlah sama.

Sementara dalam jurnal, transaksi ini dicatat sebagai peningkatan dari sisi Debit pada akun aset peralatan kantor. Sedangkan di sisi Kredit dalam akun kas sebagai penurunan.

  1. 7 Januari 2019:

Beben membeli peralatan sekali pakai seperti kertas, pulpen, dan alat tulis kantor lainnya sebesar Rp 300.000 yang dibayarkan secara tunai. Nantinya pengaruh dari transaksi ini meningkatkan akun Sekali Pakai dan menurunkan pada akun Kas senilai Rp 300.000.

  1. 15 Januari 2019:

Beben membayarkan beban transport dengan nominal Rp 750.000. Transaksi ini akan tercatat dalam jurnal sebagai peningkatan pada Debit di akun Beban Transport. Sementara di akun Kas tercatat sebagai penurunan.

  1. 25 Januari 2019:

Beben mulai menerima fee dari jasa konsultasinya dan memberi pendampingan dari Warung Makan Mbok Galah sebesar Rp 2.000.000. Selain itu ada juga dari Warung Makan Padang Simbah Rp 2.000.000, Depot Soto Ayam Larangan Rp 2.000.000, dan Warung Makan Chinese Food sebesar Rp 5.000.000.

Transaksi ini akan menyebabkan peningkatan pada akun Pendapatan serta Kas.

  1. 26 Januari 2019:

Kemudian Beben membayar beban rumah tangga senilai Rp 150.000 secara tunai. Nantinya transaksi ini akan mempengaruhi kenaikan beban, yakni pada akun Beban Rumah Tangga.

Namun, akan menurunkan nilai Aset yang dalam ini termasuk pada akun Kas sebesar Rp 150.000.

  1. 27 Januari 2019:

Beben Membayar secara tunai beban konsumsi Rp 250.000. Transaksi ini meningkatkan Beban Konsumsi, tetapi mengalami penurunan pada akun Kas.

  1. 28 Januari 2019:

Membayarkan gaji untuk 3 orang pekerjanya sebesar Rp 9.000.000. Transaksi ini memberi peningkatan pada Beban Gaji tetapi menurunkan Kas.

  1. 30 Januari 2019:

Beben menarik kas dengan alasan keperluan pribadinya sebesar Rp 1.500.000. Transaksi ini meningkatkan jumlah di akun Prive, dan mengurangi jumlah di akun Kas.

  1. 31 Januari 2019:

Bahan sekali pakai tersisa senilai Rp 100.000. Untuk transaksi akan menambah jumlah di akun Beban dan mengurangi jumlah pada akun Aset.

Menyusun Buku Besar

Menyusun-Buku-Besar

Setelah menganalisa dan mencatat setiap transaksi yang ada pada contoh laporan cashflow sederhana di atas ke dalam jurnal, langkah selanjutnya adalah menyusunnya ke dalam buku besar.

Dalam buku besar ini, akan digolongkan ke masing-masing bagian mulai dari akun Modal, Kas, Piutang Sewa, Peralatan Kantor, Bahan Sekali Pakai, Beban Bahan Sekali Pakai, Beban Transport, Pendapatan, Keperluan Rumah Tangga, Beban Konsumsi, Beban Gaji, hingga Prive. Tiap-tiap akun tersebut diisi nominal sesuai dengan catatan tiap transaksi pada jurnal di atas.

Untuk mempersingkat, berikut ini merupakan hasil dari daftar saldo dari transaksi yang terjadi.

Menyusun-Buku-Besar-

Dari tabel contoh laporan cashflow sederhana itu diatas belumlah final, karena masih ada akun yang butuh penyesuaian, yaitu Penyusutan Peralatan Kantor.

Anggaplah umur peralatan kantor 4 tahun, dan nilai residunya Rp 500.000. Maka, nilai penyusutan peralatan kantor tiap bulannya jika dihitung dengan metode garis lurus diperoleh sebesar Rp 93.750.

Akun lain yang juga butuh penyesuaian yakni akun Piutang Sewa. Untuk menghitung beban sewa per bulannya, maka didapat = Rp 12 juta : 12 bulan yaitu Rp 1.000.000.

Sehingga didapatlah daftar saldo akhir setelah penyesuaian seperti di bawah ini:

-Menyusun-Buku-Besar

Membuat Contoh Laporan Cashflow Sederhana

Dalam membuat laporan cashflow, ada tiga elemen penting yang harus disajikan, yaitu Aktivitas Operasi, Aktivitas Investasi, dan Aktivitas Pendanaan. Nah, dengan memperhatikan tiga elemen aktivitas tersebut, maka diperoleh contoh laporan cashflow sederhana Ben Bento Consultant untuk periode yang berakhir pada 31 Januari 2019 sebagai berikut:

Membuat-Contoh-Laporan-Cashflow-Sederhana

Itulah pembahasan lengkap contoh laporan cashflow sederhana untuk UKM, mulai dari transaksi hingga pembuatan laporannya. Semoga Anda bisa memahami dan mengerti cara membuat laporan arus kas untuk UKM dari contoh laporan cashflow sederhana di atas.

Apabila Anda belum memiliki tim pajak, Anda bisa mengkontak PAKAR Bisnis sebagai konsultan pajak di Jakarta.

Join Workshop Finance untuk Entrepreneur dari PAKAR

Buat Bisnis memiliki laporan keuangan yang baik dan menjadi bisnis autopilot bersama Frederick Yocie Giovanni S, memiliki pengalaman dibidang keuangan & perpajakan.

Dapatkan DISKON 35% untuk Workshop Finance Untuk Entrepreneur dari PAKAR, hanya dengan klik tombol di bawah ini sekarang.

KLIK DI SINI UNTUK DAFTAR