Tes Kepribadian DiSC yang Bermanfaat untuk Karir

DiSC profile adalah salah satu tools yang bertujuan untuk mengetahui tipe karakter seseorang melalui tes.

Anda harus menyelesaikan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan hasil yang dapat digunakan untuk menganalisis kepribadian dan perilaku Anda, seperti pada https://www.123test.com/disc-personality-test/

Adapun empat tipe pembagian karakter pada DiSC antara lain:

  1. Dominance

Merupakan tipe individu yang cenderung risk taker, suka berargumen dan memiliki problem solving yang baik.

Seorang dominance seringkali mudah bosan dengan rutinitas dan menyukai inovasi serta tantangan.

  1. Influence

Merupakan kepribadian yang antusias dan optimis. Namun, seorang influence mudah emosional, impulsive, gemar berbicara, dan mahir dalam mempengaruhi orang lain.

Selain itu, mereka suka menjadi pusat perhatian.

  1. Compliance

Merupakan kepribadian yang menaruh perhatian pada detail, akurat, dan analitik. Mereka cenderung berfokus pada fakta, objektif dan waspada.

Tipe compliance juga mampu mengkritik dan mengumpulkan informasi dengan baik.

  1. Steadiness

Merupakan pendengar yang baik dan tipe yang stabil.

Mereka dapat diandalkan, pandai dalam menyelesaikan konflik namun seringkali sulit untuk menentukan prioritas.

Dengan mengikuti tes DiSC, Anda akan lebih mudah memahami karakter rekan kerja Anda.

Jika Anda seorang pekerja Human Resource, DiSC bermanfaat untuk mengidentifikasi kepribadi calon karyawan. Anda dapat menempatkan  karyawan-karyawan di posisi yang sesuai dengan karakternya sehingga performa perusahaan menjadi lebih baik.

Pelajari lebih dalam mengenai DiSC dengan mengikuti Workshop Human Resource Advanced selama 2 hari full.

Ditulis oleh: tim PAKAR

Categories HRD

4 Manfaat Internet Marketing untuk Bisnis

Apakah Anda adalah salah satu dari jutaan orang yang menganggap bahwa perkembang internet marketing semakin membantu para pebisnis?

Benar, pemasaran digital meningkat pesat di atas pemasaran tradisional.

 

Brand-brand besar mana yang belum menggunakan internet marketing?

Mulai dari bidang fashion, fast moving consumer goods (FMCG), hingga penjualan jasa juga sudah banyak yang memanfaatkan internet marketing untuk meningkatkan penjualan mereka.

Namun, masih ada sebagian kecil masyarakat yang menganggap sepele internet marketing.

Untuk itu, PAKAR merangkum beberapa manfaat internet marketing yang dapat membantu bisnis Anda, yaitu:

  1. Terhubung secara cepat

Sebelum perkembangan internet seperti saat ini, masyarakat mencari informasi produk atau jasa melalui berbagai media cetak seperti brosur, majalah hingga surat kabar.

Namun, seiring berjalannya waktu kebiasaan tersebut mulai beralih, mereka menggunakan internet untuk mencari informasi yang dibutuhkan.

Hal ini karena mencari melalui internet lebih praktis, hanya memerlukan gadget dan sambungan internet saja.

Informasi yang diperoleh juga bisa sangat luas, mulai dari keterangan produk, video penggunaan produk hingga review dari konsumen lainnya.

  1. Menjangkau target

Perkembangan internet bahkan memudahkan pebisnis untuk menargetkan konsumen mereka secara spesifik,

mulai dari usia tertentu, daerah tertentu, hingga minat terhadap suatu kegiatan atau brand.

  1. Menghemat budget marketing

Para pebisnis yang sudah menggunakan internet marketing untuk membantu perkembangan bisnis pasti menyadari bahwa biaya pemasaran digital lebih hemat daripada pemasaran tradisional.

Jika melakukan pemasaran tradisional, mungkin Anda perlu merancang hingga mencetak media promosi, semisalnya adalah brosur.

  1. Mudah dijangkau oleh konsumen

Jika konsumen merasa tidak puas terhadap produk/ jasa yang Anda tawarkan,

mereka dapat melakukan complain melalui sosial media hingga personal messager melalui masengger.

kesempatan Anda menenangkan dan meyakinakan mereka bahwa Anda bertanggung jawab terhadap penjualan Anda.

Berdasarkan beberapa manfaat di atas, Anda bisa mempertimbangkan untuk ikut memanfaatkan internet marketing mulai dari saat ini,

sebelum kompetitor Anda yang memulai duluan dan menguasai pasar.

Ditulis oleh: tim PAKAR

4 Strategi Pajak yang Penting Untuk Bisnis

Sebagai warga negara yang baik, Anda harus menjalani kewajiban, salah satunya adalah membayar pajak.

Perencanaan pajak diperlukan agar tidak memberatkan keuangan perusahaan Anda, sehingga Anda tetap taat pajak dan sesuai dengan regulasi pemerintah namun dalam membayar dalam jumlah minimal.

Apa saja strategi pajak yang dapat Anda terapkan untuk mengelola pajak tersebut?

  1. Tax Saving

Jika perusahaan Anda memiliki Penghasilan Kena Pajak lebih dari Rp100 juta, Anda dapat menerapkan perubahan pemberian natura (seperti sembako, fasilitas kesehatan dan pendidikan) menjadi tunjangan yang berupa uang untuk karyawan-karyawan Anda.

  1. Tax Planning

Anda dapat mengunakan cara ini untuk menimalisir pajak jika perusahaan Anda masih mengalami kerugian sehingga dihitung sebagai bukan objek pajak atau jika ada perubahan untuk tunjangan karyawan dalam bentuk uang menjadi pemberian natura.

  1. Hindari Pelanggaran Regulasi

Anda perlu memahami peraturan dan regulasi pajak yang berlaku di Indonesia untuk mencegah terjadinya sanksi perpajakan.

Adapun  sanksi perpajakan dapat berupa sanksi administrasi (denda, bunga atau kenaikan pajak) hingga sanksi pindana.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menunda penerbitan faktur pajak keluaran hingga batas waktu yang ditentukan.

  1. Optimalkan Kredit

Hal ini belum banyak diketahui oleh masyarakat.

Terdapat beberapa pembayaran pajak seperti PPh pasal 22 (atas pembelian solar atau impor dan fiskal luar negeri atas perjalanan dinas pegawai).

Dengan menjalankan strategi ini akan meringkan pembayaran pajak perusahaan.

Selain menerapkan cara-cara di atas, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli pajak atau mengikuti workshop yang terkait Pajak untuk Badan Usaha sehingga lebih memahami peraturan perpajakan di Indonesia dan membantu Anda dalam merencanakan perpajakan.

 

Diolah oleh Tim Pakar

Sumber oleh Jurnal.id

Categories IT

4 Kesalahan Mengelola Keuangan Bisnis

Memulai suatu bisnis bukan hal yang mudah.

Namun, untuk mengembangkan bisnis juga tidak lebih mudah daripada saat memulai.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis, baik pada saat memulai maupun mengembangkan bisnis adalah mengelola keuangan bisnis.

Terdapat 4 kesalahan umum dalam mengelola keuangan bisnis, antara lain:

  1. Tidak mencatat laporan keuangan

Setiap transaksi seharusnya dicatat dengan detail. Jika tidak mencatat laporan keuangan, Anda akan mengalami kebingungan di lain waktu. Akibatnya, arus kas dapat menjadi tidak jelas dan bahkan tidak seimbang.

Jika sudah demikian, Anda akan membuang banyak waktu untuk menelusuri letak kesalahan Anda.

  1. Tidak memisahkan dana bisnis dan dana pribadi

Jika Anda seringkali mencampurkan antara keuangan bisnis dengan keuangan pribadi, maka berhati-hatilah!

Selain membuat profit Anda tidak terlihat jelas, kemungkinan lain yang terjadi adalah Anda akan kesulitan saat menghitung laporan keuangan.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda membuat akun rekening baru khusus untuk bisnis saja.

  1. Arus kas berantakan

Penggunaan dana yang asal dapat membuat Anda mengalami kerugian.

Anda seharusnya rutin  menyusun anggaran keuangan dan membatasinya untuk kebutuhan pribadi. Setelah itu, yang perlu Anda perhatikan adalah penerapan anggaran tersebut.

Profit yang sudah didapatkan bisa digunakan sebagai dana darurat sehingga tidak melibatkan dana pribadi.

  1. Tidak memiliki pengetahuan keuangan

Para pebisnis seringkali memiliki staf keuangan tersendiri untuk memudahkan pekerjaan mereka.

Namun, memiliki staf keuangan bukan berarti Anda dapat lepas tangan mengenai keuangan bisnis.

Setidaknya Anda harus memahami dasar pengetahuan ekonomi, termasuk akuntansi. Anda perlu untuk mengevaluasi laporan keuangan yang Anda terima.

 

Bagaimana cara untuk memperoleh pengetahuan tersebut?

Anda dapat membaca dari berbagai buku-buku keuangan atau bisnis, bertanya pada rekan sesama pebisnis atau jika ingin lebih paham tentang keuangan, Anda dapat mengikuti Workshop Finance for Entrepreneur/ Startup yang diadakan oleh PAKAR.

 

Diolah oleh: Tim Pakar

Sumber: moota.co/

5 Kesalahan Umum Rekrutmen

Seberapa besar persentase turnover karyawan di perusahaan Anda?

Ternyata, tingginya tingkat turnover berdampak buruk untuk keuangan perusahaan!

Sekarang kita pelajari apa saja 5 kesalahan umum ketika proses rekrutmen!

  1. Job Description yang tidak jelas 

    dapat mengakibatkan iklan lowongan pekerjaan yang Anda buat menjadi sia-sia.

    Job Description
    seharusnya menampilkan daftar tugas, peran dari posisi hingga tujuan dan lingkup kerja yang bersangkutan.Dalam membuat iklan lowongan pekerjaan, sebaiknya Anda tidak terlalu melebih-lebihkan seperti menuliskan peluang (semisalnya promosi) yang sebenarnya tidak nyata.

    Jika dilakukan, hal ini akan mengakibatkan karyawan yang bergabung merasa kecewa dan meninggalkan perusahaan ketika menyadari apa yang Anda janjikan hanya sekadar janji belaka.

  2. Tidak mencoba merekrut dari referensi internal

    padahal dengan melakukannya Anda bisa saja mendapatkan kandidat yang sesuai dengan value Referensi internal yang dimaksud adalah karyawan Anda saat ini.

    Dengan bantuan referensi internal, selain memangkas budget iklan lowongan, kandidat juga dapat beradaptasi dengan lebih cepat karena memiliki rekan yang dikenal atau bahkan sudah mengetahui gambaran umum hingga sistem perusahaan.Dengan demikian bisa menjadi alternatif untuk mencegah kenaikan turnover.

  3. Hanya mengandalkan interview saja

    untuk mengevaluasi kandidat bisa saja menjadi hal yang membuang waktu seperti yang dikatakan oleh senior excecutive Google, Laszlo Bock.

    Pada saat interview, kandidat mungkin hanya mengatakan segala sesuatu yang memperbesar peluangnya diterima di perusahaan Anda.

    Oleh karena itu,Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan tes seperti MBTI atau DISC pada saat interview untuk menentukan posisi yang sesuai.

  4. Menolak kandidat yang melebihi kualifkasi

    karena takut mereka akan mudah bosan dan meninggalkan perusahaan Anda.

    Hal ini dapat menyebabkan Anda kehilangan kesempatan mendapatkan sosok kompeten yang dapat membantu Anda mengembangkan perusahaan atau menularkan kinerja yang baik kepada pekerja lainnya.

  5. Hanya menunggu kandidat yang sempurna

    karena Anda memiliki gambaran ideal untuk posisi tersebut.Namun, Anda perlu memperhatikan, selama Anda menunggu sosok tersebut bisa jadi produktivitas perusahaan Anda menurun.

    Bahkan salah satu akibatnya, beban kerja karyawan Anda menjadi bertambah hingga membuat karyawan stress dan mengundurkan diri.

    Jadi, sebaiknya Anda mempertimbangkan kandidat yang lolos beberapa kualifikasi namun masih mau belajar dan diolah di perusahaan Anda.

 

Ditulis oleh: Tim PAKAR

Diolah dari: mindtools.com

Categories HRD

5 Manfaat Email Marketing untuk Bisnis

Apakah Anda pernah menerima email yang berisi penawaran produk dari suatu brand?

Atau Anda pernah menerima email berisi ucapan selamat pada hari raya tertentu? Ini adalah salah satu contoh email marketing.

Email marketing adalah salah satu cara pemasaran yang dilakukan oleh pelaku bisnis secara online dengan memanfaatkan media email sebagai wadah menawarkan produk ke calon pembeli.

Beberapa keuntungan menggunakan email marketing untuk bisnis Anda, yaitu:

  1. Mendapatkan Perhatian

Dengan pembukaan email yang menyapa target konsumen, seperti menyebut nama target tersebut akan mendapat perhatian lebih besar daripada email lainnya.

  1. Lebih Cepat

Penyampaian pesan seperti promosi lebih cepat melalui email dalam menjangkau customer. Hal ini karena pada umumnya mereka rutin mengecek inbox email.

  1. Lebih Hemat

Anda bisa membayangkan bagaimana pemasaran tradisional seperti mencetak beribu-ribu lembar brosur yang hanya dilihat sekilas oleh customer.

Dengan adanya sistem email marketing memungkinkan Anda untuk menekan budget tersebut.

  1. Kampanye Dapat Diukur

Berbeda dengan channel marketing lainnya, Anda dapat melihat hasil kampanye melalui email dan dapat mengukurnya juga.

Anda akan mendapatkan report lengkap mulai dari seberapa banyak yang membuka email, jumlah yang terpental keluar dari email, seberapa banyak yang meng-klik link hingga berapa banyak yang forward ke alamat email lain.

  1. Menjaga Hubungan

Email marketing sering kali digunakan sebagai media untuk menjalin hubungan dengan para subscriber melalui email news letter.

Anda dapat mengirimkan ucapan selamat hari raya atau hari special kepada customer sehingga mereka merasa dihargai. Oleh karena itu, email marketing membantu maintenance customer lama dengan mudah tanpa harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan customer baru.

 

Ditulis oleh : Tim Pakar
Diolah dari : Silamedia.id dan Seputarmarketing.com

5 Sumber Inspirasi Konten

Ketika Anda menggunakan social media untuk branding, Anda dituntut untuk konsiten dan kreatif karena harus menyusun berbagai konten namun tidak membuat konsumen jenuh.

Seberapa sering Anda merasa kesulitan untuk mencari inspirasi dalam menciptakan sebuah konten?

Mari, kita bahas beberapa sumber yang dapat Anda manfaatkan dalam menciptakan konten, mulai dari proses awal menemukan ide hingga mengolah ide tersebut ke bentuk tulisan dan gambar.

Berikut 5 sumber inspirasi konten dirangkum oleh tim PAKAR:

  1. Blog Perusahaan

Anda tentu memahami jika konten tidak hanya terdiri dari gambar saja, namun juga memuat tulisan yang dikenal dengan istilah copy writing. Di mana sumber Anda memperoleh tulisan tersebut? Salah satunya adalah blog perusahaan. Selain itu, Anda juga dapat mentautkan konten ke website perusahaan Anda sehingga mereka mudah dalam mendapatkan informasi lebih lanjut.

  1. Canva

Canva adalah salah satu tool untuk desain yang berbasis web. Canva akan mempermudah Anda dalam mengolah gambar yang akan disajikan di sosial media. Canva bahkan sudah menyediakan template ukuran yang cocok digunakan di sosial media seperti Instagram feed dan Instagram story. Selain itu juga terdapat berbagai jenis gambar yang dapat Anda gunakan sebagai bahan yang dapat disesuaikan dengan brand Anda.

  1. Pinterest

Jika Anda ingin mencari inspirasi, Anda dapat berkunjung ke situs ini. Pinterest menyediakan banyak gambar menarik yang bisa Anda cari berdasarkan kategori (seperti beauty, phtotography, sports, dan lainnya) ataupun kata kunci berdasarkan kebutuhan Anda.

  1. ColourLovers

Salah satu kendala umum yang sering terjadi pada pembuat konten adalah menemukan warna yang menarik untuk konten mereka. Dengan bantuan komunitas ColourLovers Anda dapat menemukan dan berbagi inspirasi dengan desainer lainnya.

  1. Instagram

Siapa yang mengatakan bahwa Instagram hanya digunakan untuk ajang pamer-memamer saja? Perlu Anda ketahui bahwa dengan adanya banyak konten yang dibagikan di Instagram, Anda dapat ‘mencuri’ inspirasi. Bahkan, Anda dapat mencari tahu konten yang dibagikan oleh kompetitor Anda dengan mudah dan cepat. Setelah itu, Anda hanya perlu menganalisis, apa kekurangan dan kelebihan konten mereka dibandingkan brand Anda, sehingga Anda mengetahui apa yang seharusnya Anda tingkatkan berikutnya.

 

Ditulis oleh: tim PAKAR

Tips Menjadi Star Seller di Shopee

Jika Anda berjualan di Shopee, Anda mungkin sudah mengetahui bahwa dengan menjadi Star Seller akan memberikan beberapa keuntungan bagi Anda.

Salah satu keuntungan yang paling terlihat adalah meningkatnya kredibilitas Anda sebagai penjual di mata konsumen.

Peningkatan kredibiltas akan berjalan seiring dengan kenaikan omset Anda.

Setelah mengetahui keuntungan menjadi Star Seller, Anda tentu ingin mendapatkan status tersebut. Pertanyaannya adalah “bagaimana caranya menjadi Star Seller? Apakah sangat sulit?”

Untuk tingkat kesulitan sebenarnya berbeda setiap penjualnya. Jika sudah lama menjalani berjualan di Shopee, bisa saja mudah untuk memenuhi syarat menjadi Star Seller.

Namun, mungkin Anda yang baru mulai berjualan akan merasa cukup sulit. Penting untuk dipahami, diperlukan konsistensi dan keuletan Anda sebagai penjual di Shopee.

Berikut adalah cara menjadi Star Seller di Shopee:

Pertama, Anda harus melampirkan foto KTP beserta foto Anda ke pihak Shopee.

Setelah itu, Anda harus aktif membalas chat konsumen di Shopee, dengan syarat minimum persentase keaktifan adalah 70%.

Lalu, Anda harus memastikan mayoritas pelanggan puas dengan layanan yang Anda berikan sehingga rating toko minimal 4,5 bintang.

Selain itu, Anda bisa rajin meng-update produk di toko Shopee agar mencapai jumlah 50 pesanan/ transaksi berhasil dan melayani setidaknya 25 pembeli setiap bulannya.

Terakhir, yang tidak boleh luput adalah Anda harus meminimalisir transaksi yang dibatalkan, persentase maksimum transaksi batal yang diijinkan adalah 10% dari jumlah transaksi.

Tujuan Shopee menciptakan status dengan persyaratan di atas yaitu untuk mencegah penjual-penjual ‘nakal’ atau tidak bertanggung jawab mendapatkan status Star Seller.

Jadi, selamat mencoba, Sobat PAKAR!

Ditulis oleh: Tim PAKAR

Diolah dari: /infopeluangusaha.org

Kesalahan Fatal Perusahaan: Tidak Menyadari Human Resource Adalah Gerbang Utama Perusahaan

Sebagian besar orang hanya mengetahui bahwa Human Resource berkaitan dengan perekrutan karyawan dan administrasi personalia (mengawasi absensi karyawan-karyawan pada perusahaan yang bersangkutan). Namun, lebih dari itu, sebenarnya Human Resource memiliki peran yang sangat penting. Jika dianalogikan sebagai sebuah rumah, maka Human Resource adalah pintu gerbang dari perusahaan. Bagaimana tidak? Karyawan-karyawan yang bekerja di suatu perusahaan diseleksi terlebih dahulu oleh HR, sehingga secara tidak langsung HR akan menentukan kualitas Sumber Daya Manusia di suatu perusahaan. Tidak hanya berhenti di sana, peran HR turut menentukan keberhasilan, apakah perusahaan akan bertahan, berkembang/maju, atau justru mundur di masa mendatang?

Berikut peran HR yang seringkali dilupakan atau bahkan tidak disadari:

Read more

Categories HRD

3 Jenis Konten yang Harus Ada di Instagram Anda

Brand yang memiliki media sosial seperti Instagram mempunyai kesempatan untuk mengubah pengunjung media sosial menjadi calon pembeli produk/jasa Anda. Walaupun setiap akun Instagram terlihat memiliki jenis konten yang berbeda, namun setiap brand memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan penjualan. Berikut adalah tiga jenis konten yang dibutuhkan oleh setiap pemilik akun Instagram, termasuk Anda:

1. Content to Entertain (Konten yang Menghibur)

Bukan berfokus pada target market Anda, melainkan konten ini dibutuhkan untuk menarik pengunjung Instagram. Ini merupakan salah satu cara paling sederhana untuk menarik perhatian orang-orang di era yang dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi. Semakin menarik konten Anda, semakin banyak yang orang lain share kepada teman-temannya.

Read more