3 Cara Dapat Klik Tanpa Clickbait

Ketika Anda membuat konten dengan clickbait kemungkinan besar akan Anda mendapat pengunjung web dalam jumlah banyak namun berakhir bounce.

Jika Anda menulis artikel clickbait, Anda akan menjatuhkan harapan pembaca sehingga mereka tidak akan bertahan lama di page Anda.

Hal ini tentu akan meningkatkan bounce rate di page Anda yang akan berdampak kepada ranking. Semakin rendah ranking, semakin rendah pula jumlah pengunjung.

Selain itu, usaha Anda selama ini untuk membangun kredibilitas brand juga akan menjadi sia-sia karena kepercayaan pengunjung terhadap brand dapat berkurang akibat click bait.

  1. Sudut Pandang Pembaca

Anda dapat mulai menulis dengan subjek “Anda” atau “kalian” daripada sekadar membawa sudut pandang brand sebagai “kami”. Hal ini dikarenakan orang-orang lebih peduli dengan diri mereka daripada terhadap orang lain.

Contoh yang benar : 3 Jenis Konten yang Harus Ada di Instagram Anda
Contoh yang salah : 3 Jenis Konten yang ada di Instagram @pakar.id

  1. Tata Bahasa yang Tepat

Penggunaan tata bahasa termasuk tanda baca yang tepat. Anda bisa menggunakan bahasa gaul jika sesuai dengan citra brand Anda.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah bahasa yang Anda tulis seharusnya cukup sederhana tanpa membuat pembaca harus berpikir keras untuk memahami artikel Anda.

Contoh yang benar : 4 Cara Hadapi Customer “Lihat-Lihat Dulu”
Contoh yang salah : Alternatif Cara Meladeni Jika Ada  Yang Bilang Mau Lihat-Lihat Dulu

  1. Tambahkan Angka

Ternyata orang-orang tertarik dengan adanya angka. Otak akan merasa ‘ini hal yang mudah diproses’ sehingga pembaca mengetahui bahwa artikel tersebut cukup mudah dicerna.

Angka menimbulkan kesan sesuatu yang dapat diprediksi karena pada dasarnya manusia tidak menyukai ketidakpastian.

Penggambaran sederhananya ketika Anda pergi ke ruang tunggu, mana yang lebih nyaman:
‘hanya menunggu tanpa tahu harus berapa lama’ atau ‘Anda diberitahu oleh resepsionis untuk menunggu 10 menit’?

Tentu mayoritas akan merasa lebih nyaman dengan situasi yang kedua. Dengan adanya prediksi, otak Anda akan lebih santai daripada tidak memiliki perkiraan sama sekali.

Contoh : 4 Manfaat Internet Marketing untuk Bisnis

 

Selamat mencoba, Sobat PAKAR!

Jangan lupa share atau tinggalkan komentar jika artikel ini dirasa bermanfaat!

 

Ditulis oleh Tim Pakar
Diolah dari hootsuite/com

 

4 Cara Hadapi Customer “Lihat-Lihat Dulu”

Jika Anda adalah seorang sales, perkataan seperti “saya lihat-lihat dulu” pasti tidak asing di telinga Anda.

Bagaimana perasaan Anda setelah menghampiri customer dan menawarkan bantuan namun mendapatkan jawaban tersebut?

Mungkin dalam hati Anda akan bergumam: “Aduh, jangan hanya lihat-lihat saja dong. Mana bisa saya jualan kalau cuma ladeni customer yang buang waktu begini.”

Selama ini dalam situasi tersebut mungkin Anda merasa kecewa seperti contoh di atas. Namun, sebagai seorang profesional, Anda seharusnya tidak memperlihatkan kekecewaan Anda.

Sebelum Anda mengutuk atau mengeluh sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu arti dari 4 kata ajaib ini: “saya lihat-lihat dulu” dan apa reaksi yang seharusnya Anda tunjukkan.

1. Mencari Tahu Kebutuhan Customer

Daripada sekadar menerka-nerka maksud perkataan customer, Anda bisa berinisiatif menawarkan bantuan dan perhatian kecil seperti skenario berikut:

Sales: Selamat siang dan selamat datang di toko XXX. Apa ada yang bisa dibantu, ibu?
Customer: Terima kasih tapi saya mau lihat dulu ada apa yang menarik.
Sales: Apa Anda sedang mencari produk tertentu?
Customer: Saya sedang mencari kado ulang tahun untuk putri saya.
Sales: Wah, selamat ulang tahun untuk putri Anda. Boleh tahu berapa usianya?
Customer: Sebentar lagi menginjak 5 tahun
Sales: Kami memiliki koleksi produk yang cocok untuk hadiah anak perempuan berusia 5 tahun. Mari saya tunjukkan jika Anda ingin melihatnya!

Dengan bertanya apakah mereka mencari produk tertentu Anda akan mendapatkan kesempatan untuk merekomendasikan produk yang sesuai dengan kriteria mereka.

2. Memberi Space Pada Customer

Hal ini tentu berbeda skenario jika customer menunjukkan gelagat tidak ingin diganggu, Anda dapat memberikan tanggapan seperti ini:

Sales: Selamat siang dan selamat datang di toko XXX. Apa ada yang bisa dibantu, ibu?
Customer: Tidak usah, saya sendiri saja. Saya cuma mau lihat-lihat dulu.
Sales: Oh, baik, Ibu silakan. Jika butuh bantuan silakan menghubungi saya.
Customer: Baik, terima kasih

Dengan demikian customer tidak merasa Anda memaksa mereka untuk membeli saat itu juga dan dengan senang hati akan kembali ke toko Anda di lain waktu.

3. Perkenalkan Diri dan Tawarkan Bantuan

Anda dapat menambahkan sedikit perkenalan agar lebih dekat dengan mereka seperti
Sales: Selamat siang dan selamat datang di toko XXX. Apa ada yang bisa dibantu, ibu?
Customer: Tidak apa-apa, saya mau lihat-lihat saja.
Sales: Oh, baik, Ibu silakan. Saya Raisya, jika Anda butuh sesuatu Anda bisa memanggil saya. Saya akan berada di sekitar sini sehingga Anda mudah memanggil saya.

Kemudian Anda tidak perlu mengikuti ke mana pun customer berjalan karena mereka bisa meresa terganggu oleh kehadiran Anda.

Anda hanya perlu berada di sekitar area tersebut yang terjangkau oleh mereka sewaktu-waktu mereka membutuhkan bantuan Anda.

4. Memberikan Informasi Produk

Jika setelah beberapa waktu Anda melihat mereka kebingungan di deretan produk serupa atau bolak-balik memegang produk serupa, Anda dapat menghampiri mereka dan bertanya:

Sales: Ada yang bisa saya bantu, bapak?
Customer: Sebenarnya saya bingung nih, mau beli produk A atau B saja?
Sales: Sebentar, bapak, saya akan ambilkan brosurnya agar bapak bisa membandingkan kelebihan dan kekurangan kedua produk tersebut ya.

Beberapa customer mungkin tertarik pada produk Anda namun tidak mempunyai pengetahuan produk yang cukup baik sehingga dengan menyediakan informasi yang dibutuhkan, Anda akan membantu mereka untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Customer Anda sangat mungkin pergi ke toko saingan Anda jika merasa Anda tidak membantu mereka dalam menjawab kebingungan mereka.

Anda juga dapat memberikan kartu nama Anda jika customer Anda belum memutuskan untuk membeli di toko Anda namun sudah bertanya mengenai produk tertentu.

Selamat mencoba, Sobat Pakar!

Ditulis oleh: Tim Pakar
Diolah dari: cleverism/com

Tips Ciptakan Konten yang Banyak Dishare

Sebagai digital marketer, Anda akan mendapatkan berbagai benefit jika berhasil membuat konten Anda banyak di-share/ dibagikan.

Brand/ bisnis Anda akan dikenal semakin banyak orang dan bahkan berpeluang mendapatkan perhatian dari calon konsumen yang pada akhirnya akan meningkatkan penjualan Anda.

Ternyata menciptakan konten yang berpotensi dibagikan oleh netizen bukan hanya sekadar menciptakan apa yang Anda sukai. PAKAR akan membahas tips agar Anda dapat membuat konten yang banyak dibagikan.

Sebelum membuat suatu konten, Anda perlu mengetahui alasan netizen gemar membagikan konten tersebut sehingga Anda dapat menjadikannya sebagai acuan untuk membuat konten.

Berikut adalah 5 alasan netizen membagikan kontennya berdasarkan survey yang dilakukan oleh The New York Times:

  1. Bermanfaat bagi hidup orang lain

Mayoritas netizen yaitu 94% dari responden mengungkapkan bahwa mereka membagika suatu konten karena merasakan konten tersebut dapat bermanfaat bagi followers mereka.

Oleh karena itu, sebagai marketer Anda harus menciptakan konten yang dapat bermanfaat bagi hidup followers Anda.

  1. Bisa mencerminkan diri mereka

Salah satu tujuan orang membagikan suatu konten adalah untuk menunjukkan citra diri mereka yang ideal. Hal ini terbukti dari 68% jawaban para responden.

Ketika Anda menciptakan konten sebaiknya Anda membuatnya sesuai dengan ketertarikan/ minat followers Anda sehingga mereka akan membagikannya dengan bangga.

  1. Mempererat persahabatan

Sebanyak 4 dari 5 responden mengatakan bahwa mereka membagikan konten untuk tetap terhubung satu sama lain.

Anda harus mempertimbangkan bagaimana cara konten dapat dijadikan sebagai penghubung antara followers Anda dan teman/ kerabatnya.

Salah satu cara terbaik yang masih banyak digunakan hingga saat ini adalah dengan mengadakan give away yang bersyarat yaitu meminta followers untuk me-mention beberapa akun lainnya ataupun meninggalkan komentar pada konten Anda.

  1. Kebutuhan pribadi

Tidak peduli siapapun Anda, Anda pasti menginginkan umpan balik/ feedback yang positif dan bermakna.

Hal yang sama terjadi ketika konsumen menikmati konten Anda, mereka akan dengan sukarela membagikannya. Anda dapat menciptakan konten informatif untuk membantu followers Anda membagikannya dengan senang hati.

  1. Menyatakan dukungan

Banyak responden yang merasakan bahwa membagikan konten adalah salah satu bentuk dukungan atau menyatakan diri setuju dengan kasus yang terjadi.

Jadi, yang perlu Anda perhatikan adalah kasus/ trend apa yang berkaitan dengan brand Anda yang dapat Anda jadikan konten untuk memperlihatkan kepedulian Anda.

 

Ditulis oleh: tim PAKAR
Diolah dari: Hootsuite

Tes Kepribadian DiSC yang Bermanfaat untuk Karir

DiSC profile adalah salah satu tools yang bertujuan untuk mengetahui tipe karakter seseorang melalui tes.

Anda harus menyelesaikan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan hasil yang dapat digunakan untuk menganalisis kepribadian dan perilaku Anda, seperti pada https://www.123test.com/disc-personality-test/

Adapun empat tipe pembagian karakter pada DiSC antara lain:

  1. Dominance

Merupakan tipe individu yang cenderung risk taker, suka berargumen dan memiliki problem solving yang baik.

Seorang dominance seringkali mudah bosan dengan rutinitas dan menyukai inovasi serta tantangan.

  1. Influence

Merupakan kepribadian yang antusias dan optimis. Namun, seorang influence mudah emosional, impulsive, gemar berbicara, dan mahir dalam mempengaruhi orang lain.

Selain itu, mereka suka menjadi pusat perhatian.

  1. Compliance

Merupakan kepribadian yang menaruh perhatian pada detail, akurat, dan analitik. Mereka cenderung berfokus pada fakta, objektif dan waspada.

Tipe compliance juga mampu mengkritik dan mengumpulkan informasi dengan baik.

  1. Steadiness

Merupakan pendengar yang baik dan tipe yang stabil.

Mereka dapat diandalkan, pandai dalam menyelesaikan konflik namun seringkali sulit untuk menentukan prioritas.

Dengan mengikuti tes DiSC, Anda akan lebih mudah memahami karakter rekan kerja Anda.

Jika Anda seorang pekerja Human Resource, DiSC bermanfaat untuk mengidentifikasi kepribadi calon karyawan. Anda dapat menempatkan  karyawan-karyawan di posisi yang sesuai dengan karakternya sehingga performa perusahaan menjadi lebih baik.

Pelajari lebih dalam mengenai DiSC dengan mengikuti Workshop Human Resource Advanced selama 2 hari full.

Ditulis oleh: tim PAKAR

Categories HRD

4 Manfaat Internet Marketing untuk Bisnis

Apakah Anda adalah salah satu dari jutaan orang yang menganggap bahwa perkembang internet marketing semakin membantu para pebisnis?

Benar, pemasaran digital meningkat pesat di atas pemasaran tradisional.

 

Brand-brand besar mana yang belum menggunakan internet marketing?

Mulai dari bidang fashion, fast moving consumer goods (FMCG), hingga penjualan jasa juga sudah banyak yang memanfaatkan internet marketing untuk meningkatkan penjualan mereka.

Namun, masih ada sebagian kecil masyarakat yang menganggap sepele internet marketing.

Untuk itu, PAKAR merangkum beberapa manfaat internet marketing yang dapat membantu bisnis Anda, yaitu:

  1. Terhubung secara cepat

Sebelum perkembangan internet seperti saat ini, masyarakat mencari informasi produk atau jasa melalui berbagai media cetak seperti brosur, majalah hingga surat kabar.

Namun, seiring berjalannya waktu kebiasaan tersebut mulai beralih, mereka menggunakan internet untuk mencari informasi yang dibutuhkan.

Hal ini karena mencari melalui internet lebih praktis, hanya memerlukan gadget dan sambungan internet saja.

Informasi yang diperoleh juga bisa sangat luas, mulai dari keterangan produk, video penggunaan produk hingga review dari konsumen lainnya.

  1. Menjangkau target

Perkembangan internet bahkan memudahkan pebisnis untuk menargetkan konsumen mereka secara spesifik,

mulai dari usia tertentu, daerah tertentu, hingga minat terhadap suatu kegiatan atau brand.

  1. Menghemat budget marketing

Para pebisnis yang sudah menggunakan internet marketing untuk membantu perkembangan bisnis pasti menyadari bahwa biaya pemasaran digital lebih hemat daripada pemasaran tradisional.

Jika melakukan pemasaran tradisional, mungkin Anda perlu merancang hingga mencetak media promosi, semisalnya adalah brosur.

  1. Mudah dijangkau oleh konsumen

Jika konsumen merasa tidak puas terhadap produk/ jasa yang Anda tawarkan,

mereka dapat melakukan complain melalui sosial media hingga personal messager melalui masengger.

kesempatan Anda menenangkan dan meyakinakan mereka bahwa Anda bertanggung jawab terhadap penjualan Anda.

Berdasarkan beberapa manfaat di atas, Anda bisa mempertimbangkan untuk ikut memanfaatkan internet marketing mulai dari saat ini,

sebelum kompetitor Anda yang memulai duluan dan menguasai pasar.

Ditulis oleh: tim PAKAR

4 Strategi Pajak yang Penting Untuk Bisnis

Sebagai warga negara yang baik, Anda harus menjalani kewajiban, salah satunya adalah membayar pajak.

Perencanaan pajak diperlukan agar tidak memberatkan keuangan perusahaan Anda, sehingga Anda tetap taat pajak dan sesuai dengan regulasi pemerintah namun dalam membayar dalam jumlah minimal.

Apa saja strategi pajak yang dapat Anda terapkan untuk mengelola pajak tersebut?

  1. Tax Saving

Jika perusahaan Anda memiliki Penghasilan Kena Pajak lebih dari Rp100 juta, Anda dapat menerapkan perubahan pemberian natura (seperti sembako, fasilitas kesehatan dan pendidikan) menjadi tunjangan yang berupa uang untuk karyawan-karyawan Anda.

  1. Tax Planning

Anda dapat mengunakan cara ini untuk menimalisir pajak jika perusahaan Anda masih mengalami kerugian sehingga dihitung sebagai bukan objek pajak atau jika ada perubahan untuk tunjangan karyawan dalam bentuk uang menjadi pemberian natura.

  1. Hindari Pelanggaran Regulasi

Anda perlu memahami peraturan dan regulasi pajak yang berlaku di Indonesia untuk mencegah terjadinya sanksi perpajakan.

Adapun  sanksi perpajakan dapat berupa sanksi administrasi (denda, bunga atau kenaikan pajak) hingga sanksi pindana.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menunda penerbitan faktur pajak keluaran hingga batas waktu yang ditentukan.

  1. Optimalkan Kredit

Hal ini belum banyak diketahui oleh masyarakat.

Terdapat beberapa pembayaran pajak seperti PPh pasal 22 (atas pembelian solar atau impor dan fiskal luar negeri atas perjalanan dinas pegawai).

Dengan menjalankan strategi ini akan meringkan pembayaran pajak perusahaan.

Selain menerapkan cara-cara di atas, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli pajak atau mengikuti workshop yang terkait Pajak untuk Badan Usaha sehingga lebih memahami peraturan perpajakan di Indonesia dan membantu Anda dalam merencanakan perpajakan.

 

Diolah oleh Tim Pakar

Sumber oleh Jurnal.id

Categories IT

4 Kesalahan Mengelola Keuangan Bisnis

Memulai suatu bisnis bukan hal yang mudah.

Namun, untuk mengembangkan bisnis juga tidak lebih mudah daripada saat memulai.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis, baik pada saat memulai maupun mengembangkan bisnis adalah mengelola keuangan bisnis.

Terdapat 4 kesalahan umum dalam mengelola keuangan bisnis, antara lain:

  1. Tidak mencatat laporan keuangan

Setiap transaksi seharusnya dicatat dengan detail. Jika tidak mencatat laporan keuangan, Anda akan mengalami kebingungan di lain waktu. Akibatnya, arus kas dapat menjadi tidak jelas dan bahkan tidak seimbang.

Jika sudah demikian, Anda akan membuang banyak waktu untuk menelusuri letak kesalahan Anda.

  1. Tidak memisahkan dana bisnis dan dana pribadi

Jika Anda seringkali mencampurkan antara keuangan bisnis dengan keuangan pribadi, maka berhati-hatilah!

Selain membuat profit Anda tidak terlihat jelas, kemungkinan lain yang terjadi adalah Anda akan kesulitan saat menghitung laporan keuangan.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda membuat akun rekening baru khusus untuk bisnis saja.

  1. Arus kas berantakan

Penggunaan dana yang asal dapat membuat Anda mengalami kerugian.

Anda seharusnya rutin  menyusun anggaran keuangan dan membatasinya untuk kebutuhan pribadi. Setelah itu, yang perlu Anda perhatikan adalah penerapan anggaran tersebut.

Profit yang sudah didapatkan bisa digunakan sebagai dana darurat sehingga tidak melibatkan dana pribadi.

  1. Tidak memiliki pengetahuan keuangan

Para pebisnis seringkali memiliki staf keuangan tersendiri untuk memudahkan pekerjaan mereka.

Namun, memiliki staf keuangan bukan berarti Anda dapat lepas tangan mengenai keuangan bisnis.

Setidaknya Anda harus memahami dasar pengetahuan ekonomi, termasuk akuntansi. Anda perlu untuk mengevaluasi laporan keuangan yang Anda terima.

 

Bagaimana cara untuk memperoleh pengetahuan tersebut?

Anda dapat membaca dari berbagai buku-buku keuangan atau bisnis, bertanya pada rekan sesama pebisnis atau jika ingin lebih paham tentang keuangan, Anda dapat mengikuti Workshop Finance for Entrepreneur/ Startup yang diadakan oleh PAKAR.

 

Diolah oleh: Tim Pakar

Sumber: moota.co/

5 Kesalahan Umum Rekrutmen

Seberapa besar persentase turnover karyawan di perusahaan Anda?

Ternyata, tingginya tingkat turnover berdampak buruk untuk keuangan perusahaan!

Sekarang kita pelajari apa saja 5 kesalahan umum ketika proses rekrutmen!

  1. Job Description yang tidak jelas 

    dapat mengakibatkan iklan lowongan pekerjaan yang Anda buat menjadi sia-sia.

    Job Description
    seharusnya menampilkan daftar tugas, peran dari posisi hingga tujuan dan lingkup kerja yang bersangkutan.Dalam membuat iklan lowongan pekerjaan, sebaiknya Anda tidak terlalu melebih-lebihkan seperti menuliskan peluang (semisalnya promosi) yang sebenarnya tidak nyata.

    Jika dilakukan, hal ini akan mengakibatkan karyawan yang bergabung merasa kecewa dan meninggalkan perusahaan ketika menyadari apa yang Anda janjikan hanya sekadar janji belaka.

  2. Tidak mencoba merekrut dari referensi internal

    padahal dengan melakukannya Anda bisa saja mendapatkan kandidat yang sesuai dengan value Referensi internal yang dimaksud adalah karyawan Anda saat ini.

    Dengan bantuan referensi internal, selain memangkas budget iklan lowongan, kandidat juga dapat beradaptasi dengan lebih cepat karena memiliki rekan yang dikenal atau bahkan sudah mengetahui gambaran umum hingga sistem perusahaan.Dengan demikian bisa menjadi alternatif untuk mencegah kenaikan turnover.

  3. Hanya mengandalkan interview saja

    untuk mengevaluasi kandidat bisa saja menjadi hal yang membuang waktu seperti yang dikatakan oleh senior excecutive Google, Laszlo Bock.

    Pada saat interview, kandidat mungkin hanya mengatakan segala sesuatu yang memperbesar peluangnya diterima di perusahaan Anda.

    Oleh karena itu,Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan tes seperti MBTI atau DISC pada saat interview untuk menentukan posisi yang sesuai.

  4. Menolak kandidat yang melebihi kualifkasi

    karena takut mereka akan mudah bosan dan meninggalkan perusahaan Anda.

    Hal ini dapat menyebabkan Anda kehilangan kesempatan mendapatkan sosok kompeten yang dapat membantu Anda mengembangkan perusahaan atau menularkan kinerja yang baik kepada pekerja lainnya.

  5. Hanya menunggu kandidat yang sempurna

    karena Anda memiliki gambaran ideal untuk posisi tersebut.Namun, Anda perlu memperhatikan, selama Anda menunggu sosok tersebut bisa jadi produktivitas perusahaan Anda menurun.

    Bahkan salah satu akibatnya, beban kerja karyawan Anda menjadi bertambah hingga membuat karyawan stress dan mengundurkan diri.

    Jadi, sebaiknya Anda mempertimbangkan kandidat yang lolos beberapa kualifikasi namun masih mau belajar dan diolah di perusahaan Anda.

 

Ditulis oleh: Tim PAKAR

Diolah dari: mindtools.com

Categories HRD

5 Manfaat Email Marketing untuk Bisnis

Apakah Anda pernah menerima email yang berisi penawaran produk dari suatu brand?

Atau Anda pernah menerima email berisi ucapan selamat pada hari raya tertentu? Ini adalah salah satu contoh email marketing.

Email marketing adalah salah satu cara pemasaran yang dilakukan oleh pelaku bisnis secara online dengan memanfaatkan media email sebagai wadah menawarkan produk ke calon pembeli.

Beberapa keuntungan menggunakan email marketing untuk bisnis Anda, yaitu:

  1. Mendapatkan Perhatian

Dengan pembukaan email yang menyapa target konsumen, seperti menyebut nama target tersebut akan mendapat perhatian lebih besar daripada email lainnya.

  1. Lebih Cepat

Penyampaian pesan seperti promosi lebih cepat melalui email dalam menjangkau customer. Hal ini karena pada umumnya mereka rutin mengecek inbox email.

  1. Lebih Hemat

Anda bisa membayangkan bagaimana pemasaran tradisional seperti mencetak beribu-ribu lembar brosur yang hanya dilihat sekilas oleh customer.

Dengan adanya sistem email marketing memungkinkan Anda untuk menekan budget tersebut.

  1. Kampanye Dapat Diukur

Berbeda dengan channel marketing lainnya, Anda dapat melihat hasil kampanye melalui email dan dapat mengukurnya juga.

Anda akan mendapatkan report lengkap mulai dari seberapa banyak yang membuka email, jumlah yang terpental keluar dari email, seberapa banyak yang meng-klik link hingga berapa banyak yang forward ke alamat email lain.

  1. Menjaga Hubungan

Email marketing sering kali digunakan sebagai media untuk menjalin hubungan dengan para subscriber melalui email news letter.

Anda dapat mengirimkan ucapan selamat hari raya atau hari special kepada customer sehingga mereka merasa dihargai. Oleh karena itu, email marketing membantu maintenance customer lama dengan mudah tanpa harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan customer baru.

 

Ditulis oleh : Tim Pakar
Diolah dari : Silamedia.id dan Seputarmarketing.com

5 Sumber Inspirasi Konten

Ketika Anda menggunakan social media untuk branding, Anda dituntut untuk konsiten dan kreatif karena harus menyusun berbagai konten namun tidak membuat konsumen jenuh.

Seberapa sering Anda merasa kesulitan untuk mencari inspirasi dalam menciptakan sebuah konten?

Mari, kita bahas beberapa sumber yang dapat Anda manfaatkan dalam menciptakan konten, mulai dari proses awal menemukan ide hingga mengolah ide tersebut ke bentuk tulisan dan gambar.

Berikut 5 sumber inspirasi konten dirangkum oleh tim PAKAR:

  1. Blog Perusahaan

Anda tentu memahami jika konten tidak hanya terdiri dari gambar saja, namun juga memuat tulisan yang dikenal dengan istilah copy writing. Di mana sumber Anda memperoleh tulisan tersebut? Salah satunya adalah blog perusahaan. Selain itu, Anda juga dapat mentautkan konten ke website perusahaan Anda sehingga mereka mudah dalam mendapatkan informasi lebih lanjut.

  1. Canva

Canva adalah salah satu tool untuk desain yang berbasis web. Canva akan mempermudah Anda dalam mengolah gambar yang akan disajikan di sosial media. Canva bahkan sudah menyediakan template ukuran yang cocok digunakan di sosial media seperti Instagram feed dan Instagram story. Selain itu juga terdapat berbagai jenis gambar yang dapat Anda gunakan sebagai bahan yang dapat disesuaikan dengan brand Anda.

  1. Pinterest

Jika Anda ingin mencari inspirasi, Anda dapat berkunjung ke situs ini. Pinterest menyediakan banyak gambar menarik yang bisa Anda cari berdasarkan kategori (seperti beauty, phtotography, sports, dan lainnya) ataupun kata kunci berdasarkan kebutuhan Anda.

  1. ColourLovers

Salah satu kendala umum yang sering terjadi pada pembuat konten adalah menemukan warna yang menarik untuk konten mereka. Dengan bantuan komunitas ColourLovers Anda dapat menemukan dan berbagi inspirasi dengan desainer lainnya.

  1. Instagram

Siapa yang mengatakan bahwa Instagram hanya digunakan untuk ajang pamer-memamer saja? Perlu Anda ketahui bahwa dengan adanya banyak konten yang dibagikan di Instagram, Anda dapat ‘mencuri’ inspirasi. Bahkan, Anda dapat mencari tahu konten yang dibagikan oleh kompetitor Anda dengan mudah dan cepat. Setelah itu, Anda hanya perlu menganalisis, apa kekurangan dan kelebihan konten mereka dibandingkan brand Anda, sehingga Anda mengetahui apa yang seharusnya Anda tingkatkan berikutnya.

 

Ditulis oleh: tim PAKAR